PRODUK UMKM

 UMKM DESA LAMPAR. TIM HIBAH MBKM UNS 2022

Media sosial menawarkan banyak kemudahan bagi pelaku UKM untuk mempromosikan produk atau layanannya dengan lebih tepat sasaran, namun tetap cost effective alias murah meriah. Situasi seperti menjadi peluang sekaligus tantangan kita, untuk bagaimana konten yang di posting melalui media sosial, website atau kanal digital lainnya, terkenal atau menjadi tema yang semakin penting untuk mudah diakses.

Sebagai bentuk pengenalan awal pengelolaan Media Sosial untuk UMKM masyarakat Desa Lampar, pada Selasa, 31 Mei 2022 lalu, Tim Hibah MBKM UNS menyelenggarakan program Sosialisasi Pengembangan UMKM Desa Lampar yang dihadiri oleh perwakilan ibu PKKPada hari itu dilakukan penjelasan tentang pengenalan apasih itu UMKM, dilanjutkan tampilan contoh produk yang bisa Lampar kembangkan, dan pembahasan media pengembangan UMKM.

Pada pembahasan Media Pengembangan UMKM Tim Hibah MBKM UNS menjelaskan juga bagaimana cara menentukan harga jual, kemasan produk, labeling dan logo produk, tips foto & caption produk, sampai content marketing dengan menggunakan Instagram & WhatsApp

Content marketing nantinya akan berdampak pada peningkatan penjualan. Jika konten banyak yang like tapi sangat sedikit yang bertanya lebih lanjut (dm atau WA), mungkin konten yang dibuat sudah keren tapi tidak cocok untuk mempromosikan produk. Jika yang WA atau DM banyak tapi tidak banyak yang berujung membeli, mungkin kesalahan terjadi di cara kita melayani konsumen, atau mekanisme transaksi yang rumit (harus tatap muka, tidak bisa transfer, misalnya; atau ongkos kirimnya kemahalan, dll) harus terus dikembangkan.

Beberapa dokumentasi program kerja Sosialisasi Pengembangan UMKM Desa Lampar oleh Mahasiswa Hibah MBKM Prodi S-1 Ilmu Lingkungan UNS :

Gambar 1. Media Sosial yang dikembangkan. Instagram @umkm.lampar

Gambar 2. Pemaparan Materi UMKM

Gambar 3. Foto Bersama Perwakilan Ibu PKK

 

 

Komentar