Sosialisasi Bank Sampah Tim Hibah MBKM UNS guna Mewujudkan Desa Lampar yang Mandiri Limbah
Bank sampah dapat dimaknai sebagai tempat untuk mengumpulkan sampah yang telah dipilah. Pengumpulan sampah tersebut selanjutnya digunakan sebagai bahan material untuk membuat produk kreatif melalui pengolahan sampah. Umumnya jenis sampah yang diterima oleh bank sampah meliputi sampah plastik yang kering dan bersih. Selain diolah menjadi produk kreatif, sampah yang sudah dipilah juga dapat dijual ke tempat pembuatan kerajinan dari sampah atau ke tempat pengepul sampah. Pada beberapa bank sampah yang ada di Indonesia juga sering ditemui konsep bank sampah layaknya bank pada umumnya, dimana sampah yang dikumpulkan dapat ditukar dengan uang.
Pemaparan materi terkait manajemen Bank Sampah oleh Tim Hibah MBKM UNS kepada pengurus bank sampah.
Program Kerja Sosialisasi Bank Sampah yang diadakan oleh Tim Hibah MBKM UNS bertujuan untuk membantu menangani pengolahan sampah dan membantu menanamkan kesadaran pada diri masyarakat akan lingkungan yang sehat, rapi, dan bersih. Kegiatan sosialisasi dilakukan di Gedung PKK Balai Desa Lampar, Kecamatan Tamansari, Kabupaten Boyolali. Sosialisasi dimulai pada pukul 09.00-10.45 WIB, dengan tetap menerapkan protokol kesehatan yang ada. Kegiatan ini dihadiri oleh para pengurus bank sampah RT 02 dan RT 03 di Desa Lampar. Kegiatan sosialisasi awali dengan pembukaan, dilanjutkan dengan sesi pemaparan materi, dan kemudian dilanjutkan dengan sesi sharing discussion.
"Kegiatan masih kurang dari target karena banyak yang berhalangan hadir, hanya dihadiri oleh 5 peserta saja dari target 12 pengurus," ungkap koordinator acara sosialisasi, Bhefira Syafitri, saat diwawancarai setelah pelaksanaan kegiatan.
Sesi sharing discussion antara Tim Hibah MBKM UNS dengan pengurus Bank Sampah Desa Lampar.
Meskipun peserta kegiatan belum berhasil memenuhi target yang diharapkan, Bhefira mengungkapkan hasil yang didapat dari kegiatan ini sudah cukup baik, terutama terkait pembahasan mengenai kendala kerja dan keberlanjutan program kerja di Bank Sampah Desa Lampar yang sempat berhenti beroperasi semenjak adanya pandemi COVID-19. Lemahnya dukungan untuk penguatan kapasitas manajerial dan pelatihan tentang pengolahan sampah, menyebabkan bank sampah tersebut kurang bekerja efektif bahkan tidak bisa beroperasi. Diharapkan melalui kegiatan sosialisasi ini dapat menambah kapabilitas pengurus dalam melaksanakan program kerja di Bank Sampah Desa Lampar.
Komentar
Posting Komentar